saat kata tak terucap

Almabaru saja tadi, saya dikejutkan oleh tangisan yang luar biasa dari kamar kakak saya yang tentunya berisi keponakan tercinta dan sang kakak.

Sudah 3,5 tahun tinggal bersama sang keponakan, nggak pernah sekalipun saya dengar dia nangis seperti itu. Ketika saya tengok, pemandangan yang saya lihat adalah Alma (demikian nama keponakan saya) sedang meraung-raung memeluk Bundanya yang sudah kehabisan akal untuk menenangkan dia. Sang Bunda sempat marah, naik pitam ,karena baru pulang kerja, capek, ngantuk, eh malah disambut tangisan yang nggak jelas.

Waktu saya tanya, ada apa?semua tidak bisa jawab, sang pelaku keonaran malah makin menangis sejadi-jadinya. Setelah 15 menit berlalu, barulah tersingkap bahwa Alma tidak nyaman dengan celana tidurnya.

Alma adalah keponakan saya yang pintar.Dalam hal komunikasi verbal, Alma sudah mumpuni, bahkan sudah bisa beropini dan meyakinkan lawan bicaranya akan suatu hal. Tapi kenapa tadi Alma tidak mau bilang kalau ada sesuatu yang tidak nyaman di celana tidurnya?

Mungkin inilah hal yang dinamakan menjaga amanat dari Alloh SWT. Amanat yang diberikan tidak selalu sesuai dengan harapan kita, kadang amanat itu bisa memicu emosi, kebahagiaan, mengundang tangis, tawa, dan amarah sedemikian rupa. Saya yakin banyak para orang tua yang sudah tak mampu lagi menahan amarah saat menghadapi anak yang dalam keadaan galau tidak jelas. Disitulah peran amanah sesungguhnya, bagaimana menjaganya agar tetap utuh, baik, dan bermanfaat pada saat pencapaiannya nanti (kalau sang anak sudah dewasa)

Saat-saat memancing emosi itulah yang harus banyak ditengarai orang tua sebagai saat kritis bagi perkembangan jiwa anak. mereka kelak akan meniru apa yang dilakukan orang tua mereka saat berada dalam kendali emosi dan bisikan syaitan. Dan mungkin pula pada saat itu Alloh SWT menilai bagaiman hambaNya ini menjada amanat yang telah diberikan, apakah lulus atau tidak?

Raising  children not only to feed their body, but also feed their brain and heart with love and believe, without pursuing, endorsing and “word abusing”.

Selamat tidur, Alma…

Advertisements

2 thoughts on “saat kata tak terucap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s