01.50

beberapa jam tadi, saya terbangun, karena Harv juga bangun tentunya. Saya enggak tahu kenapa anak saya terbangun, tapi berdasarkan asumsi-asumsi seorang ibu terhadap anaknya mungkin ya karena gerah, dengan begitu semangatnya dia minum air dan kembali tertidur satu jam setelah keadaan kamar bisa dikendalikan lagi ( aliran udara sudah OK)

Tapi most of all, saya yakin sekali Harv bangun karena desakan para malaikat untuk memaksa Harv yang membangunkan ibunya yang belum memenuhi kewajibannya terhadap penciptaNya. Saya belum sholat Isya, sekaligus mengingatkan sang bunda untuk duduk, terpekur, melakukan muhasabah di kala orang-orang terlelap dengan mendekatkan lambung ke tempat tidurnya.

Butuh waktu satu jam untuk menidurkan pangerna kecil saya kembali, setelahnya saya bisa melakukan aktivitas yang kini sangat ajargang saya lakunkan, mengeadu kepada Ilahi di tengah malam nan sunyi.

Ah, betapa nikmat ternyata berada begitu dekat denganNya dunia tertidur. Rasanya seperti menemukan dahaga yang sudah lama saya cari. Saya bersyukur, karena masih diberikan hidayah olehNya untuk mendekatkan diri kepadaNya.

Tak terbayangkan kalau malam ini, saya berada di tengah hiruk-pikuk klub malam menjauh dari apa yang disebut dengan ketenangan hati.

Dear Lord, Im thanking you to let me stay in Your way today.

“Maka nikmat Robmu yang mana lagi yang Kau dustakan”?

Advertisements

One thought on “01.50

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s