My most “me time”

MOCHACHINoTerinspirasi dari sebuah blog teman yang dalam keadaan gundah gulana bingung
mau menikah tapi takut kehilangan ‘me-time’nya maka saya buatlah versi blog
“ateta’s time’.

saya menemukan “me time” ini baru di tahun 2003, saat saya sedang sibuk dengan
skripsi yang bikin migrain seperti cerita saya disini

saat itu ‘me-time’ saya adalah pagi hari seputar jam 7 hingga jam 09.30, biasanya jam
segitu saya lagi sibuk di kamar kos nyiapin ini-itu untuk penelitian hari itu.
Ditambah secangkir kopi mocachino yang”mmh great taste forever’ saya mendengarkan
lagi-lagi top 40 di radio mustang ataupun prambors.

All I’d like to do is seat and sing some song that already been familiar for my ears.
Rasanya seperti memberi energi baru untuk hari itu.

Nah, saat ini ‘me time’ juga masih berlaku buat saya yang sudah memiliki
suami dan seorang anak. Sayangnya karena peran saya tambah banyak, maka “me-time”
saya juga semakin berkurang.

Tepat sampai kantor jam 09.00, saya langsung sholat dhuha, memanaskan air
di dispenser, 5 menit kemudian mulailah menyeruput mochachino yang “mmh great taste forver
itu”lagi (pikir-pikir sudah lebih dari 5 tahun saya langganan kopi itu, tapi
kok gak pernah dapet undian mobil yah?haha ngarep), lalu membaca-baca surat elektronik,
jejaring sosial, atau mulai googling untuk bahan lab hari ini.

MMhh walaupun cuma berlangsung paling lama 20 menit, rasanya seperti menemukan
diri saya kembali muda seperti saat ‘me-time’ saya waktu kuliah dulu.

Kalau “me-time” anda bagaimana?Boleh tahu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s