kampanye hitam

apakah itu maksud atau terjemahan dari black campaign?tentu saja bukan. black campaigne atau kampanye yang menyudutkan karena berbuah negatif bagi salah satu pihak yang terlibat dalam hal kampanye itu sendiri.

saya sedih melihat kampanye presiden kita yang menurut saya sangat nggak banget ini. dengan asumsi janji janji akan begini dan begitu, perbaikan ini itu, mau menghapus ini itu, seolah semuanya bisa dilakukan dengan satu orang. tapi rincian projek mereka tidak ada satu pun yang terdengar jelas. sesekali padahal ingin sekali punya presiden yang faham benar akan kondisi negara yang dipimpinnya ini. ingat, memimpin itu menjaga amanah, dan anada akan dipertanyakan di yaumul akhir kelak untuk kepemimpinan anda.

belum jelas kampanye masing masing capres,eh sudah beredar pula black campaign yang mengatasnamakan agama dan berbuntut pada negatifitas salah satu capres. sangat murahan menurut saya. serendah itukah kepribadian bangsa ini, sehingga membodohi seluruh bangsa dengan gosip yang notabene dapat memindahkan dukungan atas satu capres ke capres lain?bahkan ada lagi yang bilang, pihak yang dirugikan dari black campaign itu sendiri yang memuat isu negatof untuk memfitnah capres lain.

sudah terbayangkan, belum jadi presiden saja orang-orang di sekitar para capres itu sudah licik, apalagi nanti saat menjadi presiden?berapa besar bayaran yang harus dikeluarkan sang presiden terpilih untuk mengembalikan jasa tim sukses mereka?apakah mengorbankan hak rakyat seperti tambang batubara, gas, minyak, proyek infrastruktur, pembangunan lain-lain??

kerap kali saya berdoa, semoga Alloh masih memerhatikan hamba-hambaNya di negeri ini yang tak berhenti bertasbih memohon ridho agar diberikan pemimpin yang baik, yang faham akan rakyatnya, dan tahu akan amanahnya..

how pity when your president team could only do that black campaign?don’t they have any other skill than that?

pandemic swine flu

11 Juni 2009,
akhirnya WHO menyatakan kasus swine flu (atau flu babi ) sebagai penyakit yang telah mewabah dalam fase pandemic.

virus H1N1 penyebab swine flu

swine flu menyerang pertama kali di Mexico medio April 2009, lalu terus merambat ke Amerika, Canada, Eropa, dan Asia. Dalam kurun waktu kurang lebih 2 bulan, swine flu telah tersebar ke hampir 74 negara dengan kasus sebanyak 29000 kasus pada manusia (http://news.yahoo.com/s/ap/20090611/ap_on_he_me/un_un_swine_flu).

dalam sejarah kasus influenza, pandemic kali ini adalah pandemic pertama kali sejak 41 tahun yang lalu. menurut situs Centers for Disease Control, kenaikan status swine flu disebabkan oleh tingkat penyebarannya yang cepat, namun bukan dilihat dari tingkat infeksi penyakit tersebut. kasus influenza dapat terbagi menjadi beberapa tahapan.

tahap 1 meliputi kejadian virus pada hewan yang secara natural sudah banyak menginfeksi namun tidak menyebabkan kematian baik pada hewan tersebut atau pada manusia

tahap 2 meliputi kasus flu yang dijumpai pada hewan yang menyebakan kematian pada hewan-hewan tersebut dan memungkinkan terjadinya infeksi pada manusia

tahap 3 meliputi kasus terjadinya infeksi pada manusia akibat perubahan genetis yang dilakukan oleh sang virus influensa dengan perantara hewan. biasanya pada tahap ini juga terlihat adanya kasus penyebaran sporadis dalam satu lingkungan tertentu.

tahap 4, merupakan awal tahapan dalam penentuan pandemi, yakni virus sudah dapat menginfeksi dari manusia ke manusia .

tahap 5, tingkat penyebaran virus makin menjadi antar manusia khususnya dalam satu wilayah atau negara anggota WHO yang berdekatan. apabila fase 5 sudah terjadi, dapat di pertimbangkan meningkatnya kasus fase 6 atau pandemic.

tahap 6 : pandemi, kasus influenza dapat terjadi dari satu negara WHO dengan wilayah negara lain yang bukan dalam satu region (seperti benua).

tahap pasca infeksi puncak : biasanya terjadi setelah pandemic telah terjadi karena sudah mulai teratasi dengan munculnya vaksin atau pengobatan yang tepat untuk mengatasi pandemi

tahap pasca pandemi : virus influenza akan mengalami penurunan infeksi dan kembali berada dalam penyebaran kasus flu musiman yang normal.

nah, bagaimana kesiapan anda menghadapi pandemi flu babi ini?apakah capres-capres itu juga siap yah??semoga..

diolah dari berbagai sumber : CDC, WHO, telegrahp UK, dll.

me, my chaperone, and inclusion bodies

kalau menilik judul postingan saya kali ini, pasti anda-anda yang jauh sekali
dari dunia biologi molekular akan geleng-geleng kepala. yang jelas itu bukan
lagu me, my self and I (siapa yang mempopulerkannya saya lupa), atau filmnya
Jim Carrey (me, myself and Irene).

perjalanan hidup manusia menurut saya banyak meniru gejala-gejala fenomena
alam.kalau saja manusia mau berkaca, mau belajar, dan mau bersahabat dengan
alam, saya yakin dengan izinNya musibah atau bencana yang disebabkan oleh gangguan
alam akan dapat dihindari.

salah satu gejala alam yang saya sukai (atau terpaksa saya sukai karena harus
ditorehkan dalam tulisan skripsi sarjana saya dulu) adalah protein folding.
apakah protein folding itu? jadi protein yang ada di tubuh kita itu bentuknya
globular, besar, berlipat-lipat (atau dalam bahasa Jawa mungkin njlimet).
mungkin anda bingung apa yang ditumpuk-tumpuk oleh protein?
protein terbagi atas beberapa struktur. bila diibaratkan piramida, maka
protein menurut saya terkesan seperti piramida terbalik, yang tersusun atas
struktur kecil hingga struktur yang kompleks.

struktur terdasar dari protein yang biasa disebut struktur primer adalah asam amino. asam amino tersebut akan bertautan satu sama lain membentuk rangkain asam amino yang panjang sekali. sam amino sendiri dihasilkan dari DNA melalui proses transkripsi dan translasi (jangan dipusingkan untuk kedua proses tersebut. anggap saja ya begitulah) selanjutnya rantai asam amino yang panjang tadi berikatan satu sama lain membentuk
struktur kedua yakni struktur sekunder. meliputi alfa-helix
dan beta-sheet. kalau dilihat secara kasat mata memang tidak akan nampak, tapi kalau dilihat struktur kristalnya akan tampak perbedaannya. struktur sekunder akan berinteraksi menghasilkan struktur tersier yakni berupa doamin-domain atau motif-motif yang sudah memiliki fungsi khusus
berfungsi spesifik terhadap senyawa atau zat lain, bisa substrat atau reseptor, atau
ion logam dan lain-lain. yang terakhir,domain protein akan membuncah membentuk protein
globuler yang besar dan saling bertekukan sehingga beberapa asam amino penyusunnya
ada yang terekspos keluar tetapi ada yang bersembunyi di bagian dalam. struktur inilah yang biasa dikenal dengan struktur kuartener atau fungsional protein.
null

setiap protein berbentuk globular. dan setiap protein harus mengalami pembentukan
keempat struktur tadi dengan baik untuk menghasilkan protein yang fungsional.proses
pembentukan protein ke struktur globular tadi disebut folding (berlipat dalam bahasa Indonesia).
protein folding ini, bisa terjadi dalam kurun waktu yang berbeda-beda, bisa sepersekian detik, atau
bisa juga beberapa jam. tidak semua protein bisa berlipat dalam keadaan
yang baik, bisa jadi dalam perjalanan foldingnya, protein kehilangan gaya, energi, sehingga
struktur yang terbentuk justru bukan struktur yang fungsional.saat itulah
protein berada dalam keadaan inclusion bodies, yakni berlipat membentuk struktur
yang lebih kompleks tetapi tidak dapat berfungsi dengan baik karena alasan tertentu.

pada beberapa sel, protein folding dibantu oleh beberapa molekul seperti chaperon.
contohnya GroEl dan GroEs atau heat shock protein. hasil penelitian dari Tokuriki dan Twofik 2009, dikabarkan Gro El dan GroEs membantu proses diversifikasi
atau variasi genetik dan evolusi enzim dari bakteri-bakteri E.coli, intinya chaperone bisa
menentukan akhir dari fungsionalitas sang protein.

nah, apa kaitan semua itu dengan saya?
protein folding saya ibaratkan perjalanan hidup saya dari sebuah sel telur yang dibuahi sel sperma (seperti halnya asam amino)menjadi bayi, lalu anak-anak (seperti alfa helix atau beta sheet), remaja, dan dewasa (layaknya
motif protein dan domainnya yang berfungsi sedikit demi sedikit) hingga akhirnya saya masuk ke liang lahat setelah
sekian tahun hidup di dunia (seperti protein globuler yang berfungsi maksimal namun akan mati karena sel nya pun mati).
dalam perjalanan saya menuju folding hidup saya, sangat mungkin saya menjadi inclusion bodies terlebih dahulu.
terseok-seok mencari folding yang tepat. mengambil sejumlah langkah dan berharap
mendapatkan folding protein yang sangat bagus agar fungsional (baca: bahagia dunia akhirat
dan masuk surga). dalam langkah saya untuk folding itu,tidak hanya satu atau dua inclusion bodies
yang saya peroleh, tapi mungkin jutaan inclusion bodies. dan dalam perjalanan saya itu
saya juga mendapat bantuan dari banyak chaperon yang berperan, seperti ibu saya, ayah saya, saudara saya,
suami saya, anak saya, guru saya, dan teman-teman saya.dan proses folding yang saya harapkan sukses itu
masih misteri untuk saya kapan akan berakhir, apakah besok, minggu depan, 10 tahun lagi, atau kapan saya tidak
tahu.

my bottomline : saya harus mensyukuri proses folding ini dengan semua chaperone dan inclusion bodies yang dianugerahkan pada saya.kendatipun inclusion bodies yang saya peroleh bisa sangat menyakitkan.

Dear God : I am thanking you for giving me the exact path!

warrior gene

ehm, jadi sedikit mengembalikan salah satu fungsi category yang ada di widget saya itu tuh, postingan kali ini akan bersifat sedikit science minded. tapi jangan terlalu apriori yah buat yang tidak suka science, insya Alloh nggak ngebosenin.

jadi browsing hari ini terhadap sciencedaily.com, ada yang menarik mengenai “warrior gene”. jadi maksudnya model kayak gen ksatria gitu deh. apapula itu gen ksatria?maksudnya gen ini akan mengatur sifat yang berkorelasi dengan sifat ke’ksatriaan” seseorang. bisa jadi dari kebiasaannya yang suka mengandalkan kekerasan untuk mendapatkan apa yang diinginkan, sifat seseorang yang suka bergerombol terus buat aksi aksi fisik, (dalam bayangan saya kayak Gang Motor yang tahun lalu beritanya booming banged itu).

“warrior gene” ini mengontrol dikeluarkannya enzim Monoamine Oxidase A (MAOA). apasih kerjanya si MAOA itu? MAOA berfungsi mengatur dipakainya salah satu neurotransmitter prekursor yakni dopamine. jadi dalam bahasa normalnya kayak gini, kalau ada enzim MAOA ini, maka dopamine yang ada di otak kita akan konversi menjadi dihiydrophenil acetic acid (nah jangan dihafal yang ini, karena saya juga nggak interes bahasnya). nah, apa maksud warior gene nya itu? kalau gen penyandi enzim MAOA tidak terekspresi dengan baik akibatnya enzim MAOA tidak bisa berfungsi maksimal, yang akan mengakibatkan dopamine di otak tidak akan terkonversi alias numpuk. so what kalu dopamine numpuk? menurut wikipedia, dopamine banyak berhubungan dengan sinyal sinyal otak untuk pergerakan, motovasi, reward, mungkin juga punishment dan keagresifan seseorang untuk bersosialisasi atau tidak.
jadi kalau dopamine numpuk, bisa jadi seseorang lebih aktif, lebih suka mendapatkan reward, lebih urge untuk termotivasi akan sesuatu, dan menurut Proceedings of the National Academy of Sciences, salah satu indikasi kelebihan dopamine adalah kecenderungan untuk bersikap agresif..(kok yo serem ya?)

tetapi lucunya (atau herannya) gen pengatur MAOA ini terkait pada kromosom X yang tentunya akan dimiliki hanya satu pada kaum pria, sedangkan kalau wanita ya ada double. setidaknya kayak begitulah hasil penelitian Kevin M. Beaver dari FSU’s College of Criminology and Criminal Justice. jadi kalau satu berakibat pada keinginan untuk bersikap berandal, tapi kalau ada duplikatnya pada perempuan sang gen warior malah ada penyangganya jadi kesan berandal tidak ditemukan pada wanita.

nah, kalau ada nih kerabat anda, anak, pacar, suami, sepupu, adik, kakak, sahabt, atau apalah yang agak-agak suka bersikap berandal dan sukanya nge-gank- mungkin gen wariornya alis penyandi MAOAnya kurang optimal, jadi kadar dopamine di otak rada-rada lebih gitu.(hehe, coba nanti dicek ajah, kalau saya mah ekspresi MAOAnya lancar tuh).untuk yang lebih expert, ini cuma ulasan saya yang cetek ilmunya, selebihnya bisa dilihat disini atau di situ

something to begin

tadinya saya mau posting pake bahasa inggris, bukan karena gaya-gayaan, atau kebarat-baratan, tapi karena saya memang suka dengan bahasa inggris. ini menurut saya loh, bahasa inggris mencerminkan diri saya, lebih praktis, ringkas, padat, nggak njelimet tapi sangat romantis..(halah..kok jadi terdengar dangdut ya?). selain itu menurut saya lagi loh, dengan pake bahasa inggris jadi orang-orang yang pakai bahasa diluar Indonesia jadi punya kesempatan untuk mengerti isi blog urakan saya ini. (tapi setelah dipikir-pikir kok ribet dan apa gunanya mesin transtool di widget saya ono)

jadilah postingan saya kali ini tetap berbahasa Indonesia asal muasal bahasa ibu dimana saya dilahirkan (nah, kalimat terakhir sangat tidak bahasa Indoensia sekali).

ceritanya, kepala saya ini lagi dipenuhi dengan berbagai macam deadline. mulai dari pekerjaan kantor, rumah, sampe deadline untuk sekolah (lagi). saking penuhnya isi kepala saya ini rasanya mau teriakk sekali untuk meluapkan apa yang saya pikirkan itu.

deadline yang paling terngiang di otak ini adalah masalah pekerjaan rumah dalam arti yang sebenarnya. memang saya lagi dalam kondisi ribet mau menyelesaikan bangunan rumah.
disusul pula dengan deadline aplikasi beasiswa sekolah. sambil berharap cemas gitu deh.

sampai akhirnya kemarin malam, yang biasanya jadwal saya nonton dvd, saya abaikan jadwal itu, malah saya selesaikan apa yang harus saya selesaikan. saya paksakan otak saya di depan laptop menyelesaikan pekerjaan rumah.

dan, hasilnya adalah dengungan deadline pekerjaan rumah saya relatif berhenti menggema di otak. otot-otot syaraf yang tegang mulai mengendur yang berakibat pada akhirnya saya bisa rileks lagi. malahan, saya jadi terinspirasi membuat sebuah deadline baru.

alih-alih membuat pusing kepala, deadline baru yang saya buat sendiri ini malah menstimulus otak untuk bekerja lebih cepat dan lebih baik (ups ini kok meminjam jargon capres ya?mudah-mudahan nanti saya tidak dikenai royalti). berbagai macam ide sudah di kepala tinggal pelaksanaan untuk dituangkan dan direalisasikan saja.

namun, mengutip perkataan orang bijak, the hardest part is the beginning, nah itulah yang sekarang saya rasakan. memang memulai sesuatu itu sangat sulit dibandingkan dengan melanjutkannya. seperti saya dalam membuat blog ini, sulit sekali memahami isi dan maksudnya. tapi begitu saya tahu kuncinya, …

taraaaa….
semua mengalir apa adanya..

semoga..
I can start my something from my very own beginning

please deh jangan lebay..

judul postingan saya siang ini diadopsi dari lirik lagu duo vokal T2 yang saat ini lagi naik daun. sampai-sampai anak saya yang 20 bulan itu bisa menyanyikannya dengan intonasi kayak gini “pissss d, bey..bey…” (nggakpenting.com)

anyway, saya tidak akan berbicara mengenai T2 dengan lagunya itu. tapi judul itu menurut saya bisa dianalogikan dengan kondisi bangsa ini beberapa hari terakhir. menurut saya, bangsa indonesia termasuk bangsa yang “lebay” (menurut kamus gaul maksudnya berlebihan). iyalah, berlebihan dari segi konsumtif, dari segi kontrol emosi, dari segi jumlah penduduk, dari segi jumlah pulau, dari segi jumlah pengangguran (tapi jangan dikategorikan juga sebagai hal yang negatif ya).

kenapa begitu?? lihat saja tayangan televisi yang gemar dengan realiti show dengan yang menguras emosi habis-habisan ditambah bumbu cerita yang aduh kok lebay banget ya..mulai dari yang mencari orang hilang, mencurigai orang, masalah perkawinan, tayangan kenelongsoan kemiskinan yang haduh sekali lagi menurut saya lebay bay..herannya kadang menurut saya lagi sampai mengorek aib keluarga, suami, saudara, dan teman sendiri. (yang ini haram menurut ajaran agama saya dan saya setuju itu) saya bingung kalau sudah menonton itu, terus ada anak saya yang mendengar adegan caci maki di televisi terus anak saya dengar terus bisa-bisa dia mengulang kata-kata itu… (kalau sudah begini langsung saya ganti channel)

kelebayan lagi dalam hal kontrol emosi. saya sangat menghormati hak orang lain untuk kemukakan pendapat, bicara, marah, sedih, kesal, dsb. tapi belakangan kok saya tidak lagi jadi empati ya begitu lihat kasus manohara itu..menurut saya lagi ini kok makin di blow up ya?kok jadiya lebay-bay begitu??padahal seantero nusantara juga tahu kita lagi rada tegang dengan malaysia gara-gara ambalat. eh ditambah lagi kasus ini. sampai sekarang saya belum berani memutuskan untuk berpihak kepada manohara atau kesultanan kelantan, karena saya kok nggak bisa lihat objektifitas kasus ini ya, tapi yang ada disorot terus oleh infotainment yang sekali lagi jadinya lebay-bay.

kelebayan lagi, menanggapi reaksi masyarakat indonesia tentang kasus ambalat. di fesbuk sudah beredar tuh quote seperti “perang, ganyang malaysia, bla..bla..bla..” terakhir kemarin saya lihat televisi eh pembawa acara berita juga berkomentar seperti “indonesia terlalu takut menghadapi malaysia”, yang menurut saya kesemuanya itu mengarah kepada “ayolah kalaupun perang”. padahal apa sih untungnya perang? di negeri yang berpenduduk 270 juta jiwa ini saja tidak semua nya bisa makan 3 kali sehari, tidak semuanya bisa tidur dengan kasur, tidak semuanya sehat, tidak semuanya sekolah bahkan sekolah dasar sekalipun, dan tidak semuanya merasa aman terhadap bangsanya sendiri karena tingkat kejahatan yang tinggi, kok yo malah cari pos pengeluaran baru untuk perang??
kalau menurut saya pilihan perang itu untuk sekarang lebay-bay.

belum lagi kalau lihat koran-koran setiap hari di headlinenya suka tertulis wah kalimat macam-macam yang biasanya negatif untuk menarik minat pembaca. apalagi kalau musim kampanye kayak gini keluarlah statement-statement yang menurut saya lagi lebay-bay..

terakhir, yah itulah sikap RS OMNI terhadap Ibu Prita yang menggugat dengan ancaman pencemaran nama baik atas surat keluhannya Bu Prita yang kemarin sempet di penjara akhirnya keluar setelah didesak masyarakat banyak, capres, politisi termasuk juga kaum blogger dan fesbuker, sangatlah lebay-bay.

tapi pikir-pikir apa postingan saya kali ini juga tidak lebay-bay??

“ah, pliss deh jangan lebay”

malaysia oh malaysia

kenapa tiba-tiba bicara malaysia?
ini negara beneran loh, bukan bahasa gaol “akika malaysia nih ” (artinya aku males nih). tertarik dengan isu seputar malaysia dengan indonesia beberapa hari terakhir saya sudah berencana buat postingan ini.

bermula dari kisah melodramatik antara seorang model belia bernama Manohara Odelia Pinot yang dipersunting pangeran kesultanan Kelantan Malaysia Tengku Fakhry yang berujung pada cerita Manohara diculik suaminya sendiri. tapi awal pekan ini katanya (yang saya lihat juga di televisi dan koran-koran) manohara sudah kembali ke pangkuan sang bunda yang setengah mati memperjuangkan kembalinya anak dari cengkraman sang suami yang katanya suka menyiksa ini.

kemalaysiaan kedua terjadi juga akhir pekan kemarin yang katanya kapal perang malaysia sudah menembus perairan Indonesia di blok Ambalat Kalimantan Timur. hari sabtu, katanya kapal tersebut bolak-balik masuk ke perairan Indonesia dan tidak mengindahkan anjuran kapal Untung Surapati milik TNI AL yang sudah bolak-balik juga mengingatkan kapal tersebut untuk menjauh. ketegangan pun berlanjut. media menggembar-gemborkan katanya Malaysia mengejek dan siap mengajak perang bahkan sampai-sampai semua capres ikut andil berpendapat dalam hal ini.

kemalaysiaan ketiga, pagi ini saya baca artikel di Media Indonesia yang mengisahkan ada 60 naskah kuno bukti kerajaan Melayu yang dimiliki/ berada di kepulauan Riau sudah berpindah tangan ke pihak peneliti dan budayawan Malaysia. katanya naskah sejarah tersebut digunakan untuk mendukung fakta sifat melayu Malaysia yang hingga kini memang budayanya setali tiga uang dengan beberapa provinsi di Indonesia.

ada apa dengan Malaysia?mengapa semua isu itu begitu bersamaan?apakah memang benar malaysia mau mengganyang balik Indonesia seperti halnya tahun 60-an ada slogan “ganyang Malayisa itu”?

saya tidak tahu. yang jelas menurut paham saya yang tidak punya urusan apa-apa dengan Malaysia kecuali numpang transit di bandara KL dulu, sejauh ini Indonesia dan Malaysia punya hubungan yang sangat menguntungkan. contohnya banyak TKI yang bekerja di Malaysia (walaupun banyak juga yang berakhri miris, tapi ini membuktikan Malaysia sudah menjadi salah satu target untuk tempat beradu nasib WNI), banyak juga pelajar Indonesia di Malaysia (yang ini rada miris mengingat kata Ibu saya dulu, orang Malaysia bertebaran di Salemba-Bluntas daerah tempat dekat Universitas Indonesia yang sekarang menjadi FK- karena bersekolah disini), yang ketiga melihat kesamaan rumpun, kebiasaan, adat-istiadat, mayoritas agama, sepertinya tidak ada kepentingan untuk saling menyerang (apakah ada skenario untuk menjadikan Malaysia-Indonesia seperti Irak-Iran di jaman dahulu?)

sekali lagi saya tidak tahu. hanya saja sangat menyesalkan kalau Indonesia dan Malaysia diadu domba oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari keduanya.

Malaysia oh Malaysia