the way you talk…

sebenarnya sudah dari beberapa hari yang lalu saya dengar masalah hukum yang terjadi antara RS OI dengan mantan pasiennya (PM). kebetulan sempet baca di blog tetangga.

pagi ini berita itu terupdate lagi dengan sedikit agak ditinggikan sisi tulisan diambil dari sudut pandang mantan pasien yang kebetulan Ibu muda ini masih puna balita 2 anak yang salah satunya masih menyusui dan jadi mengkonsumsi susu formula gara-gara sang Ibu dipenjara.

saya penasaran sekali, kok sampai rame begitu sih yang katanya si Ibu cuma berkeluh kesah ala surat pembaca seperti di koran-koran mengenai layanan rumah sakit tersebut yang dianggapnya unprofesional. akhirnya saya gugling lah tema perdebatan antara si Ibu dengan si RS tersebut. hasilnya kebanyakan tentu mendukung si Ibu. tapi sampai sekarang yang saya heran ada kabar yang menyatakan surat elektrobik yang tersebar di maling list itu bukanlah karangan Ibu PM, melainkan sudah direwrite oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

entah enar atau tidak. tapi hal ini mebuat saya terhenyak untuk berhati-hati kalau posting,mengungkapkan hal-hal yang negatif tentang seseorang ataupun sesuatu. yah, dikotomi pro dan kontra akan selalu ada, saya tidak menyalahkan si Ibu PM dalam hal ini jika yang bersangkutan memang merasa amat dirugikan, namun mungkin kalau memang surat tersebut adalah karangan Ibu PM, alangkah lebih baiknya bila bernada objektif tanpa sebut-sebut nama si A si B..
tujuannya tak lain dan tak bukan agar menunjukkan diri kita diperlakukan tidak profesional oleh pihak RS berikut stafnya dengan santun..

di lain pihak, saya jadi belajar berhati-hati dalam menerima bentuk pengobatan dari rumah sakit apakah swasta, negeri, internasional, nasional, klinik biasa, semuanya harus terawang, jelas, supaya si pasien ini bisa terdidik, bisa paham sakit apa, pengobatannya seperti apa dan harus bertindak apa.

pihak-pihak yang memanfaatkan kesempatan itu selalu ada, bergantung kembali kepada kita bagaimana untuk mewaspadainya. saya percaya hukum yang amat adil itu hanyalah milikNya..

untuk anak-anak Ibu PM, semoga kalian tabah dan mendoakan bunda agar cepat pulang ya…