Anakmu bukan anakmu

your baby

Kalau ingin merasakan cinta sejati …….satu saran saya :

Have a kid.

Ibu-ibu pasti akan setuju dengan saya. Dijamin 100 %.

 

Satu, bayangkan badan anda bisa melebar dan membengkak dalam kurun waktu yang dapat ditebak selama ± 40 minggu.

Dan saat itu pula rasa kagum, kaget, terkejut datang silih berganti mengingat anda adalah incubator tempat benih itu berkembang.

Apalagi kalau anda sudah dapat melihat wujud si jabang bayi lewat USG.. Wow..Segala puji hanya untukNya

Dan lebih seru saat anda mulai merasakan tendangan dan gerakan-gerakan ajaib bayi anda di dalam perut..

(Yeah, you rock baby).  Saya yakin morning sickness, ngidam nggak jelas, begah, gerah, sesak nafas yang anda rasakan selama kehamilan pun nggak akan anda hiraukan.

What a marvelous moment !!!!!!!!!!!!!

 

Dua, saat anda mulai menjalankan fungsi pertama sebagai Ibu, yakni dengan melahirkan.

Rasa sakit yang tidak terperi (walopun ada juga yang nggak sakit katanya), hidup antara dua dunia (Saya pernah mengalaminya….alive or dead??), sampai air mata pertama yang keluar waktu bayi mungil itu menangis mengirup udara dunia….

Maha Suci Alloh dengan segala scenario melahirkan yang mengagumkan itu

 

Ketiga, saat anda lelah berhadapan dengan sang bayi,

Mulai dari tawa, tangis, kurangnya waktu istirahat,dan sakitnya anak..

Oh Tuhan..tidak pernah ada rasa khawatir seperti rasa khawatir seorang Ibu terhdap anaknya…

 

Keempat, saat anda menyadari bahwa anak anda harus pergi meninggalkan anda.

Memulai hidup dengan wanita atau pria lain, menjauh dari anda, ato bahkan meninggalkan anda di dunia terlebih dahulu??

 

Betapa besar pun pengorbanan Ibu kepada anaknya, anakmu bukan milikmu Ibu.

Dia akan datang untukmu, memberimu segalanya, cinta, rindu, benci, tawa, canda, dan air mata.

Tapi anakmu tetap bukan anakmu. Karena dia akan pergi kapanpun.

Dan kau tidak akan pernah siap untuk itu.

Maka lepaskanlah ia, seperti seluruh cinta dan pengorbanan yang telah kau lepaskan selama kalian  hidup.