and I was (again) rejected

saya jarang sekali buat posting di blog saya ini malam hari. kenapa? karena biasanya malam saya pakai buat kerja, alias baca jurnal or paper or buat laporan, karena jam-jam seginilah saya baru bisa fokus. dan malam ini, tadinya saya sudah siap berangkat tidur setelah hari ini rasanya melelahkan sekali…tapiii..entah kenapa…saya ingin sekali berada di tanah daring ini, just want to be here..

dan ternyata, memang hati dan firasat saya kadang terlalu menang dibandingkan dengan rasio dan akal sehat…walaupun saya bekerja di dalam dunia yang hampir 99 % pakai logika ataupun empirikal matter, tapi kebanyakan perasaan saya lebih banyak benar dibandingkan dengan logika saya. pertama kali saya tersambung dengan internet malam ini, ingin sekali buka email, lihat apakah ada perkembangan dari luar sana, khususnya tentang hajat sekolah saya..

and i was right, ada sebuah email beserta attachment dari seseorang nun jauh di benua belahan lain sana, yang mengabarkan aplikasi saya.saya deg-degan, berharap kali ini akan menemukan keajaiban, tapi begitu di buka isinya…ada attached file yang judulnya

“rejection letter for Ms……………………..”

ow crap, that thing happened, again…and its true..my heart said it was true..again…i am down, desperately down….padahal masih ada dua rencana lagi dalam beberapa minggu ke depan…

saya termenung, nggak tahu harus apa, something just did not work out on me with this …ada yang salah, saya tidak tahu ada dimana, pokoknya ada yang salah dan kesalahan itu harus saya betulkan..dua penolakan dalam dua bulan terakhir ini seakan-akan menyampaikan pesan sesuatu buat saya.tapi hingga detik saya mengetikkan kata-kata ke blog ini, pikiran ini masih berputar, mencari sebuah jawaban atas usaha saya yang belum sampai di tujuannya..

i did not fail, i jus find a thousan way that it did not work -thomas alpha eddison-

hari ini, setelah sekian lama saya tidak menangis, saya menangis..untuk sesuatu, untuk cita-cita yang mungkin belum bisa saya raih, untuk pengharapan yang mungkin bukan pada tempatnya,

hari ini, setelah saya terbiasa dengan penolakan, saya tidak merasa biasa, saya ingin keluarkan semua yang saya rasa, saya ingin kecewa, saya ingin marah, salahkah saya?

hari ini, saya mungkin disadarkan oleh Sang Maha Melihat dan Maha Mendengar, kalau ada hal lain yang lebih baik buat saya, bukan itu, bukan mereka dan bukan disana.

malam ini, akhirnya keraguan dan pertanyaan saya terjawab dan dengan segala daya upaya, saya harus menerima jawaban itu, dan memahaminya, dengan berbagai macam cara.

i found it hard to go on, move on and take a next step today, what i find is only a pieces of me with many tears accross mine…

dear lord, thank you for this failure,just give me much stronger force to move on

Advertisements

6 thoughts on “and I was (again) rejected

    • thanks sweety…that storm has over…yah biasalah laddies banyak incdental emotion..aku tau kok banyak sahabat seperti dirimu yang akan menemaniku mencari pintu buatku…(peluk tities juga πŸ™‚ (

  1. pertama kali menerima rejected letter, rasanya hancur banget (apalagi teman sekantor yang melamar di beasiswa yang sama keterima).
    sampai bosan rasanya memandangi milis yang menawarkan beasiswa itu.
    take a rest… mungkin perlu istirahat sejenak. sebelum memulai untuk fight lagi

    • wow..that just crap ya ..emang bener.tiba2 seluruh dunia dan asanya runtuh (hah lebay banged emang) ..sebenernya saya tipe yang masa bodo alias muka tembok…tapi saat itu memang just crap deh..thanks ya πŸ™‚

  2. Reject itu kalo di salah satu arc One Piece adalah senjata yang hebat.. *halah, oot*

    Eh, banyak yang belum pernah ngrasain di-reject loh. Beruntunglah mbak yang udah mencoba.
    Daripada mereka yang gak pernah nyoba apa-apa…

    Seperti kata Dory di Finding Nemo, “Just keep swiming.. Just keep smiling..”

    • woalah..mba ova (dikemplang deh gue) makasih mampir ya..saya gak ngikutin one piece mas..abis main ps-nya susah (halah lebih oot)..iya bener emang,its just not my right way ya?

      btw : aku juga suka finding nemo dan teman2nya dari disney film ituh, bagus ya? πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s