gempa sumatera barat

rasanya baru kemarin saya post tentang gempa yang melanda tasikmalaya yang menghebohkan jabodetabek dan sekitarnya seperti terlihat disini, tiba-tiba tanggal 30 september 2009, hanya berselang 28 hari atau empat minggu sebuah gempa yang lebih besar dengan magnitude 7.6 SR berpusat di 0.84 LS – 99.65 BT dengan kedalaman 71 Km sejauh 57 km BaratDaya PARIAMAN-SUMBAR mengguncang dengan hebatnya. diperkirakan, sudah lebih dari 200 orang tewas, ratusan bangunan hancur luluh lantak, dan entah berapa triliun kerugian materil yang dirasakan…

memang , saya sedikit telat mengetahui gempa ini, karena hari yang sama, saya sedang sibuk dengan ini itu printilan keluarga sehingga tidak sempat lagi liat berita di televisi maupun media daring..
ya Alloh…saya tak kuasa untuk berkata apa-apa melihat semua itu. betapa hari itu juga terbuktikan pada seluruh dunia, ada kekuatan besar dari alam yang tak akan pernah terduga oleh siapapun dengan ilmu secanggih apapun.

tentunya, setelah kejadian tersebut perhatian dunia pun tertuju pada Padang dan sekitarnya. suatu bentuk penghargaan atas derita sesama manusia di tengah individualistis yang begitu tinggi masih terasa sekali. syukurlah.

AP reuters melaporkan, gempa Padang SumBar ini terkait dengan peristiwa tsunami yang sehari sebelumnya melanda kepulauan Samoa seperti yang dapat dilihat disana

sekali lagi, saya yang baru merasakan efek gempa tasikmalaya yang demikian hebat saja sudah terenyuh dengan peristiwa itu, berpikir dan bersykur, betapa hidup saya adalah suatu karunia, suatu anugerah yang harus dimanfaatkan dengan maksimal, karena Sang Kholik sudah mengatur kapan saya harus pulang dan dengan cara apa saya kembali padaNya.

saya jadi teringat, dulu waktu masih kuliah biogeografi indonesia (salah satu mata kuliah yang sama sekali kurang nyambung dengan jurusan saya yang mikrobiologi) yang dibawakan oleh Prof. Ani Mardiastuti , guru besar IPB dan juga konsultan di WALHI. dulu, beliau pernah bilang, kepulauan mentawai itu hanya tinggal menunggu untuk menerima gempa besar dan bahkan yang berpotensi untuk tsunami sekaligus, karena letak patahan yang begitu dinamis di bawahnya. tentunya padang, yang hanya berjarak beberapa km saja dari mentawai juga amat berpotensi untuk terkena dampak gempa besar seperti ini. dan pernyataan itu dikuatkan pula oleh Danny Hilman peneliti Geologi LIPI dan seotang guru besar UI yang pernyataannya hari ini dimuat di Koran Tempo, bahwa akan sangat mungkin energi yang tersimpan di dalam patahan akibat gempa besar kemarin, yang selama ini terkunci akan terkuak dan berpotensi menaikkan kepulauan mentawai setinggi 15 cm dan dapat menenggelamkan padang..

dan, dari bmkg pula tersebarlah beberapa daerah yang berpotensi menerima gempa karena letaknya yang di atas subduksi lempeng Hindia dan Eurasia (ini kalo salah tolong dimaafkan, saya biologis, bukan geologis),hasilnya menunjukkan sepanjang garis barat sumatera dan selatan jawa sangat potensial menerima pergerakan lapisan bumi dalam skala menengah hingga tinggi..

lalu?apa tindak kita??
setidaknya saya masih bersyukur dukungan terhadap bangsa ini di kala duka melanda demikian tinggi melalui sumbangan para dermawan . selain itu, presiden dan beberapa pejabat pemerintah juga kali ini saya amati lebih bertindak sigap dibandingkan gempa yogya ataupun aceh misalnya.
namun demikian, agak miris sekali belum 24 jam gempa terjadi , di senayan sana anggota dpr periode 2009-2014 yang akan bertugas dilantik dengan biaya miliaran rupiah tergelontorkan..seandainya, dana itu bisa dialihkan ke padang..

lalu, apa yang sebaiknya dilakukan ke depan?
menurut saya, ada baiknya bangsa ini mulai belajar dari yang telah terjadi untuk pertimbangan preventif.
kenyataan bahwa letak geografis indonesia berada di ring of fire, tampaknya tidak bisa ditawar dengan letak manapun lagi. tinggal kita menyikapi sebaik mungkin. seperti, bagaimana cara membuat bangunan yang bisa meminimalkan efek gempa, mengedukasi masayarakat yang tinggal di daerah rawan gempa, mempersiapkan sop untuk penanganan bencana atau kondisi gawat darurat seperti ini, ataupun mulai memerhatikan pendapat para ilmuan yang menekuni hal ini untuk dapat dijadikan acuan dalam memberi kebijakan maupun arah pembangunan di masa yang akan datang..

sedangkan untuk masyarakat indonesia sendiri, saya rasa Tuhan masih terus mengingatkan agar bangsa ini dengan masyarakatnya yang terkenal dengan sifat agamisnya tidak melupakan fungsi utamanya di muka bumi ini . kita wajib menjaga dan memerlakukan bumi sebagaimana mestinya . kita juga harus banyak bersyukur pada Yang Kuasa atas segala nikmat dan karunia pada negeri ini, negeri yang banyak masalah dengan banyaknya penduduk ini. apapun yang terjadi, sudah termaktub dalam lauful mahfudz, bahwa negeri ini akan dilanda sedemikian bencana yang memang harus dilewati, entah karena teguran ataupun azab. selama hati kita masih berhati manusia, ada kalanya seharusnya sang manusia berpikir, terpekur, mau apa di dunia yang hanya sekejap mata ini..

dear Lord, atas semua musibah ini, kami memohon ampunan dan kekuatan agar semua bisa terlewati dengan ikhlas, sabar dan memberikan kami sedikit hati yang lebih menghati pada sesama dan pada sang alam, dan terutama padaMu…semoga semua ini bukan wujud kebencianMu pada kami

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s