its me versus the news

Saya ingat sekali dulu, waktu masih di kampung sana kerap kali jadi commuter, naik kereta ke tempat kerja. berangkat pagi-pagi, bersama para commuter yang lain, berpacu dengan waktu, melawan segala kemacetan,keramaian, dan hangat..*panasnya* sinar matahari. Di tengah-tengah segala rutinitas itu, saya menghabiskan waktu selama hampir 1.5 jam dengan membaca koran. Entah kenapa, saya suka sekali membaca koran pagi di dalam kereta atau di dalam bus yang saya naiki. Mungkin rasanya jadi up to date banget kalau tahu apa yang terjadi hari ini di negeri saya tercinta. Walaupun yah, isi beritanya sudah bisa ditebak, yang nggak jauh-jauh dari kritik terhadap pemerintah, berita korupsi, opini yang hampir selalu berada dalam kondisi oposisi pemerintah, dan jawaban-jawaban dari pemerintah yang kadang kala bikin saya geleng-geleng kepala. Sungguh, membaca koran pagi itu, buat saya seperti menonton sinetron yang kini ramai di televisi nasional kita, dengan aktor yang itu-itu aja, dan alur cerita yang relatif sama, proses zoom in zoom out aktor, dengan kerap kali iklan di sana dan di sini. Continue reading