UnaG ; when the “green-lantern” phase is just arrived

sudah nonton film “green lantern?”? iya itu film yang diangkat dari DC komik yang ,pemerannya si ganteng Ryan Renolds, menceritakan tentang superhero *yeah its all that hollywood can do* dengan kekuatan super bisa memancarakan cahaya hijau berpendar.


(source : http://uk.playstation.com)

Sewaktu nonton, hal pertama yang terlintas dipikiran saya adalah pasti yang menulis strip green lantern ini dulunya kerja di lab biologi molekular. Mengapa? Karena buat kami pekerja biologi molekular ini biasanya suka sekali menggunakan protein berpendar berwarna hijau (green fluorescence protein; gfp) sebagai penanda. Istilah kasarnya, gfp protein ini adalah senter saat kita harus berjalan dalam gelap. Nah, dengan bantuan si gfp ini biasanya kita bisa melacak dimanakah keberadaan senyawa target kita di dalam sel, dan berbagai fungsi lainnya. Tapi, bukan itu maksud saya menulis hari ini. Pernah terbayangkah oleh anda, kalau ternyata nantinya manusia bisa menjadi super gloomy hijau seperti Hal Jordan, si pemeran utama green lantern? No, I am not kidding, then I’ll tell you the news… Continue reading