august.. here she comes…

august08-clouds-calendar-1280x960

saya selalu suka bulan agustus…kenapa banyak alasannya, dan khusus tahun ini alasannya bertambah satu,

mari kita lihat ya..:
1. dari sekian bulan dalam satu tahun, hanya ada empat nama bulan yang tipenya berbeda yakni mei, april, dan agustus, sedangkan yang lain biasanya ada perulangan kata, misal juni-juli, januari-februari, november-desember, dan lain halnya (paham kan maksud saya ya?)
nah diantara empat bulan itu, nama agustus itu lebih terdengar historikal, karena pasti diambil dari nama-nama sejarah romawi macam octavianus, marius, dan tentunya Kaisar Agustus itu…tapi kata wikipedia agustus juga diambil dari bahasa Portugis “agusto”. jadi, imho historical valuenya ketimbang tiga bulan lain (maret, april, mei) lebih berasa.selain itu, agustus adalah bulan yang sama sekali homofonnya berbeda dengan bulan-bulan lain, coba anda jabarkan satu per satu bulan dalam setahun

2. saya lahir bulan agustus..mmh sedikit subyektif tapi tak apalah, dan negeri ini berdiri juga bulan agustus.setelah 3,5 abad dijajah akhirnya para pemuda negeri ini memproklamirkan keberadaan bangsa yang tertindas ini pada dunia. suatu kebanggaan proklamasi dilakukan bulan agustus.nah, kalau dirunut lagi berarti beberapa peristiwa bersejarah macam bom hiroshima dan nagasaki juga terjadi agustus kan? dan menurut saya pribadi lagi, peristiwa itu adalah peristiwa bersejarah yang besar dan tak boleh terulang.

3. berkaitan dengan lahirnya negeri ini, maka biasanya bulan agustus di negeri ini meriah semeriahnya dengan bendera merah putih dimana-mana, pake ada acara lomba-lomba pula,pokoknya rame banget. tapi sayang, menurut saya, perayaan proklamasi seharusnya ditanamkan dengan hal-hal yang bermanfaat untuk bangsa yang kian hilang arah identitas dirinya ini..mmh, mohon maaf tanpa bermaksud mengkritisi siapapun, tulisan tadi terutama saya tujukan untuk diri saya sendiri, apa yang telah saya perbuat untuk negara ini.

4. agustus kali ini, kita kedatangan tamu istimewa, bulan suci Romadhon, yang sedianya menyambangi setahun sekali (semoga saya masih diberi kesempatan untuk meraihnya)..
bayangkan, betapa nikmatnya bisa merasakan Romadhon ditengah perayaan hari kemerdekaan ini?ditengah pilpres yang sudah berlangsung dan masih karut-marut dengan sengketanya (as i already guess before)..

semoga agustus kali ini membawa berkah bagi kita dan bangsa ini..

aamminnn

please deh jangan lebay..

judul postingan saya siang ini diadopsi dari lirik lagu duo vokal T2 yang saat ini lagi naik daun. sampai-sampai anak saya yang 20 bulan itu bisa menyanyikannya dengan intonasi kayak gini “pissss d, bey..bey…” (nggakpenting.com)

anyway, saya tidak akan berbicara mengenai T2 dengan lagunya itu. tapi judul itu menurut saya bisa dianalogikan dengan kondisi bangsa ini beberapa hari terakhir. menurut saya, bangsa indonesia termasuk bangsa yang “lebay” (menurut kamus gaul maksudnya berlebihan). iyalah, berlebihan dari segi konsumtif, dari segi kontrol emosi, dari segi jumlah penduduk, dari segi jumlah pulau, dari segi jumlah pengangguran (tapi jangan dikategorikan juga sebagai hal yang negatif ya).

kenapa begitu?? lihat saja tayangan televisi yang gemar dengan realiti show dengan yang menguras emosi habis-habisan ditambah bumbu cerita yang aduh kok lebay banget ya..mulai dari yang mencari orang hilang, mencurigai orang, masalah perkawinan, tayangan kenelongsoan kemiskinan yang haduh sekali lagi menurut saya lebay bay..herannya kadang menurut saya lagi sampai mengorek aib keluarga, suami, saudara, dan teman sendiri. (yang ini haram menurut ajaran agama saya dan saya setuju itu) saya bingung kalau sudah menonton itu, terus ada anak saya yang mendengar adegan caci maki di televisi terus anak saya dengar terus bisa-bisa dia mengulang kata-kata itu… (kalau sudah begini langsung saya ganti channel)

kelebayan lagi dalam hal kontrol emosi. saya sangat menghormati hak orang lain untuk kemukakan pendapat, bicara, marah, sedih, kesal, dsb. tapi belakangan kok saya tidak lagi jadi empati ya begitu lihat kasus manohara itu..menurut saya lagi ini kok makin di blow up ya?kok jadiya lebay-bay begitu??padahal seantero nusantara juga tahu kita lagi rada tegang dengan malaysia gara-gara ambalat. eh ditambah lagi kasus ini. sampai sekarang saya belum berani memutuskan untuk berpihak kepada manohara atau kesultanan kelantan, karena saya kok nggak bisa lihat objektifitas kasus ini ya, tapi yang ada disorot terus oleh infotainment yang sekali lagi jadinya lebay-bay.

kelebayan lagi, menanggapi reaksi masyarakat indonesia tentang kasus ambalat. di fesbuk sudah beredar tuh quote seperti “perang, ganyang malaysia, bla..bla..bla..” terakhir kemarin saya lihat televisi eh pembawa acara berita juga berkomentar seperti “indonesia terlalu takut menghadapi malaysia”, yang menurut saya kesemuanya itu mengarah kepada “ayolah kalaupun perang”. padahal apa sih untungnya perang? di negeri yang berpenduduk 270 juta jiwa ini saja tidak semua nya bisa makan 3 kali sehari, tidak semuanya bisa tidur dengan kasur, tidak semuanya sehat, tidak semuanya sekolah bahkan sekolah dasar sekalipun, dan tidak semuanya merasa aman terhadap bangsanya sendiri karena tingkat kejahatan yang tinggi, kok yo malah cari pos pengeluaran baru untuk perang??
kalau menurut saya pilihan perang itu untuk sekarang lebay-bay.

belum lagi kalau lihat koran-koran setiap hari di headlinenya suka tertulis wah kalimat macam-macam yang biasanya negatif untuk menarik minat pembaca. apalagi kalau musim kampanye kayak gini keluarlah statement-statement yang menurut saya lagi lebay-bay..

terakhir, yah itulah sikap RS OMNI terhadap Ibu Prita yang menggugat dengan ancaman pencemaran nama baik atas surat keluhannya Bu Prita yang kemarin sempet di penjara akhirnya keluar setelah didesak masyarakat banyak, capres, politisi termasuk juga kaum blogger dan fesbuker, sangatlah lebay-bay.

tapi pikir-pikir apa postingan saya kali ini juga tidak lebay-bay??

“ah, pliss deh jangan lebay”