pada suatu ritme

hampir 1.5 bulan ini saya berada dalam puncak kehctican. rincian pekerjaan yang menggunung, jauhnya perjalanan setiap hari yang harus di lewati dengan segala embel-embelnya (baca:macet, jadwal kereta mogok, cuaca yang tidak bersahabat) dan kerap kali kehilangan status saya sebagai Ibu, Istri dan teman, dan yang tentunya dihinggapi banyak orang belakangan ini adalah kondisi perekonomian yang morat-marit entah karena subprime mortgage atau apalah itu.

biasanya kalau sudah sampai kondisi yang seperti ini , saya mau muntah, semuntah-muntahnya. entah kenapa.sudah settingan lambung , usus dan kelenjar hipotalamus sepertinya.

tapi, dibalik hari-hari yang melelahkan jiwa raga dan kantong ini, ada hal-hal baik pula yang berhasil dilalui.

If I only could say, I am tired of this circumstances, feeling and thought. Would you help me on this Lord?